Kebijakan moneter, suku bunga, inflasi, lapangan kerja, stabilitas keuangan, pengawasan bank, sistem pembayaran, mata uang, lender of last resort, independensi, dan akuntabilitas

Bank sentral

Bank sentral adalah lembaga publik yang mengelola uang, mempengaruhi kondisi kredit, mendukung sistem pembayaran, dan membantu menjaga stabilitas keuangan. Kekuasaan mereka berbeda-beda di setiap negara, namun mereka sering memainkan peran penting dalam inflasi, suku bunga, perbankan, dan respon krisis.

Alat utama
Kebijakan suku bunga, operasional neraca, aturan cadangan, pedoman, dan fasilitas likuiditas
Tujuan bersama
Stabilitas harga, lapangan kerja, stabilitas keuangan, pembayaran yang aman, dan kepercayaan masyarakat terhadap uang
Contoh
Federal Reserve, Bank Sentral Eropa, Bank of Japan, Bank of England, dan banyak bank sentral nasional
Bank sentral, seperti Federal Reserve AS, mempengaruhi kondisi moneter dan keuangan di seluruh perekonomian.Lihat gambar di Wikimedia Commons

Apa itu bank sentral

Bank sentral adalah lembaga yang bertanggung jawab atas bagian-bagian penting dari sistem moneter dan keuangan suatu negara. Bank mungkin menerbitkan mata uang, menyimpan cadangan devisa, mengawasi bank, mengoperasikan sistem pembayaran, menetapkan kebijakan moneter, dan memberikan pinjaman kepada lembaga keuangan yang mengalami tekanan.

Kebijakan moneter

Bank sentral menggunakan kebijakan moneter untuk mempengaruhi biaya pinjaman, kondisi kredit, pengeluaran, tabungan, dan inflasi. Alat yang umum digunakan adalah kebijakan suku bunga jangka pendek, meskipun bank sentral juga dapat menggunakan pembelian aset, program pinjaman, dan komunikasi.

Inflasi dan lapangan kerja

Banyak bank sentral bertujuan untuk menjaga inflasi tetap rendah dan stabil. Beberapa bank, seperti Federal Reserve AS, juga mempunyai mandat ketenagakerjaan. Menyeimbangkan tujuan-tujuan ini bisa jadi sulit ketika inflasi tinggi, pertumbuhan lemah, atau guncangan yang berdampak pada penawaran dan permintaan berbeda.

Stabilitas keuangan

Bank sentral mengawasi risiko di bank, pasar, pembayaran, dan kredit. Selama krisis, mereka dapat menyediakan likuiditas sehingga lembaga-lembaga yang mampu membayar hutang dapat memenuhi pembayaran sehingga tekanan pada salah satu sektor keuangan tidak membekukan perekonomian secara luas.

Pengawasan dan pembayaran bank

Di banyak negara, bank sentral mengawasi bank atau saham yang bekerja sama dengan regulator lain. Mereka juga dapat mengoperasikan atau mengawasi sistem pembayaran dan penyelesaian, membantu uang berpindah dengan aman antar rumah tangga, bisnis, bank, dan pemerintah.

Independensi dan akuntabilitas

Independensi bank sentral dapat melindungi kebijakan moneter dari tekanan politik jangka pendek, namun bank sentral tetap memerlukan akuntabilitas publik. Undang-undang, mandat, laporan, audit, dengar pendapat, dan komunikasi yang transparan membantu mendefinisikan peran mereka.

Mengapa itu penting

Keputusan bank sentral mempengaruhi tingkat hipotek, pinjaman usaha, nilai tukar, inflasi, lapangan kerja, harga aset, keamanan bank, dan kondisi pembiayaan pemerintah. Bahkan orang-orang yang tidak pernah mengikuti rapat bank sentral pun merasakan dampaknya terhadap perekonomian.

Batasan bank sentral

Bank sentral tidak dapat menyelesaikan setiap permasalahan ekonomi. Mereka tidak bisa secara langsung membangun perumahan, memperbaiki rantai pasokan, menetapkan pajak, mendidik pekerja, atau menentukan anggaran publik. Kebijakan moneter berjalan paling baik jika disandingkan dengan kebijakan fiskal, peraturan, dan struktural yang sehat.