Interaksi strategis, pemain, imbalan, pilihan, keseimbangan Nash, kerja sama, kompetisi, tawar-menawar, lelang, insentif, dan pengambilan keputusan

Teori permainan

Teori permainan adalah studi matematis tentang situasi strategis, di mana pilihan terbaik setiap peserta bergantung pada apa yang dilakukan orang lain, membantu menjelaskan konflik, kerja sama, tawar-menawar, pasar, politik, biologi, dan teknologi.

Ide inti
Suatu keputusan dapat bergantung pada pilihan pengambil keputusan lainnya
Bagian dasar
Pemain, strategi, informasi, hasil, dan aturan
Konsep terkenal
Ekuilibrium Nash, dimana tidak ada pemain yang mendapatkan keuntungan dengan melakukan perubahan sendirian
Dilema narapidana menunjukkan bagaimana insentif individu dapat melemahkan hasil bersama yang lebih baik.Lihat gambar di situs asli

Apa yang dipelajari teori permainan

Teori permainan mempelajari situasi di mana para pengambil keputusan saling mempengaruhi. Sebuah permainan bisa berupa permainan papan, namun bisa juga berupa perang harga, pemilu, negosiasi, perlombaan senjata, penggabungan lalu lintas, lelang, kontes hewan, atau aturan platform online. Kata permainan berarti interaksi terstruktur dengan pemain, kemungkinan pilihan, informasi, dan hasil.

Pemain, strategi, dan hasil

Pemain adalah pengambil keputusan apa pun dalam model: seseorang, perusahaan, negara, algoritme, hewan, atau kelompok. Strategi adalah rencana tentang apa yang akan dilakukan pemain itu. Imbalan menunjukkan seberapa besar pemain menghargai suatu hasil. Imbalan tidak harus berupa uang; mereka dapat mewakili keamanan, waktu, status, suara, kelangsungan hidup, utilitas, atau tujuan apa pun yang dipilih untuk diukur oleh model.

Mengapa pilihan lain penting

Dalam banyak keputusan, tindakan terbaik bergantung pada apa yang dilakukan orang lain. Sebuah toko dapat menurunkan harga hanya jika pesaing melakukan hal yang sama. Seorang pengemudi dapat bergabung tergantung pada apakah pengemudi lain menghasilkan. Suatu negara dapat melucuti senjatanya hanya jika negara lain melakukan hal yang sama. Teori permainan membantu memperjelas saling ketergantungan ini, menunjukkan mengapa pilihan rasional individu dapat menghasilkan hasil kolektif yang mengejutkan.

Dilema tahanan

Dilema narapidana adalah contoh klasik. Dua pemain masing-masing memilih apakah akan bekerja sama atau membelot. Saling bekerja sama akan lebih baik bagi keduanya daripada saling membelot, namun masing-masing pemain mungkin memiliki insentif untuk membelot jika bertindak sendiri. Dilema ini membantu menjelaskan mengapa kepercayaan, komunikasi, interaksi berulang, aturan, atau penegakan hukum dapat menjadi penting ketika kerja sama sedang rapuh.

Keseimbangan Nash

Ekuilibrium Nash adalah serangkaian strategi di mana tidak ada pemain yang dapat meningkatkan keuntungannya hanya dengan mengubah strategi, dengan asumsi pemain lain tetap mempertahankan strateginya. Hal ini tidak selalu berarti hasil keseluruhan yang terbaik atau hasil yang paling adil. Artinya pilihannya stabil terhadap perubahan sepihak. Sebuah permainan dapat memiliki satu keseimbangan, beberapa, atau terkadang memerlukan strategi campuran yang melibatkan probabilitas.

Kerja sama dan permainan berulang

Banyak interaksi nyata terjadi berulang kali. Pengulangan dapat mengubah insentif karena pemain peduli dengan imbalan, reputasi, pembalasan, atau kepercayaan di masa depan. Strategi seperti kerja sama, hukuman, pengampunan, dan pemberian isyarat bisa menjadi penting. Inilah sebabnya mengapa orang atau perusahaan yang sama mungkin berperilaku berbeda dalam pertemuan satu kali dibandingkan dalam hubungan jangka panjang.

Aplikasi

Teori permainan muncul di bidang ekonomi, politik, bisnis, hukum, ilmu komputer, biologi, strategi militer, kebijakan publik, dan kecerdasan buatan. Ini membantu menganalisis lelang, sistem pemungutan suara, penetapan harga, tawar-menawar, keamanan siber, kemacetan, perjanjian iklim, desain platform, perilaku evolusioner, dan agen pembelajaran mesin. Nilainya bukanlah prediksi dengan sihir, tapi pemikiran disiplin tentang insentif.

Mengapa itu penting

Teori permainan penting karena banyak masalah sulit yang tidak hanya bersifat teknis; mereka strategis. Masyarakat mungkin mengetahui apa yang terbaik secara kolektif namun tetap memilih secara berbeda karena insentifnya mengarah pada hal lain. Memahami permainan membantu merancang aturan, kontrak, pasar, institusi, dan algoritme yang lebih baik sehingga pilihan individu dapat lebih selaras dengan tujuan bersama.