Pengangguran, partisipasi angkatan kerja, tingkat pengangguran, pekerja yang putus asa, siklus bisnis, ketidaksesuaian keterampilan, upah, inflasi, respons kebijakan, dan keamanan rumah tangga

Pengangguran

Pengangguran mengukur jumlah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, bersedia bekerja, dan aktif mencari pekerjaan. Hal ini merupakan sinyal penting mengenai kesehatan pasar tenaga kerja, tekanan ekonomi, dan trade-off yang dihadapi rumah tangga, perusahaan, dan pembuat kebijakan.

Ukuran inti
Tingkat pengangguran adalah jumlah pengangguran dibagi dengan angkatan kerja.
Tidak sama dengan pengangguran
Orang-orang di luar angkatan kerja biasanya tidak dihitung sebagai pengangguran, meskipun mereka menginginkan pilihan pekerjaan yang lebih baik.
Mengapa itu bergerak
Resesi, booming perekrutan, teknologi, keterampilan, lokasi, upah, dan gesekan dalam pencarian kerja semuanya dapat mengubah pengangguran.
Tingkat pengangguran naik dan turun seiring dengan resesi, pemulihan, perubahan angkatan kerja, dan kondisi kebijakan.Lihat gambar di Wikimedia Commons

Apa yang dimaksud dengan pengangguran

Pengangguran menggambarkan orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan berbayar, namun siap untuk bekerja dan baru saja mencari pekerjaan. Konsep ini lebih sempit daripada sekadar tidak mendapat gaji karena statistik resmi memisahkan antara pekerja, pengangguran, dan orang-orang di luar angkatan kerja.

Bagaimana tarif dihitung

Tingkat pengangguran membagi jumlah pengangguran dengan angkatan kerja, yang mencakup penduduk yang bekerja dan yang menganggur. Seseorang yang sudah pensiun, bersekolah penuh waktu, mengurus keluarga, atau tidak lagi mencari pekerjaan umumnya berada di luar angkatan kerja dan bukannya menganggur.

Mengapa pengangguran naik dan turun

Pengangguran sering kali meningkat ketika permintaan melemah dan perusahaan mengurangi perekrutan atau memberhentikan pekerja. Angka ini bisa turun ketika dunia usaha berkembang, belanja konsumen membaik, atau pekerja menemukan pasangan yang lebih cocok. Demografi, migrasi, pendidikan, dan partisipasi angkatan kerja juga menentukan angka-angka tersebut.

Jenis pengangguran

Para ekonom sering membedakan pengangguran friksional dengan pencarian kerja normal, pengangguran struktural dengan ketidakcocokan keterampilan atau lokasi, dan pengangguran siklis dengan lemahnya permintaan selama krisis ekonomi. Dalam perekonomian riil, penyebab-penyebab ini saling tumpang tindih.

Kekenduran pasar tenaga kerja yang tersembunyi

Angka pengangguran utama tidak mencakup semua bentuk tekanan tenaga kerja. Pengangguran setengah-setengah, kerja paruh waktu yang tidak disengaja, pekerja yang putus asa, pencarian kerja yang lama, upah yang rendah, dan jadwal yang tidak stabil semuanya bisa menjadi masalah meskipun angka resminya tampak moderat.

Respons kebijakan

Pemerintah dan bank sentral memberikan respons melalui sarana seperti asuransi pengangguran, pelatihan kerja, layanan ketenagakerjaan publik, stimulus fiskal, kebijakan suku bunga, dan dukungan bagi masyarakat yang terkena dampak. Setiap alat bekerja melalui saluran dan kerangka waktu yang berbeda.

Mengapa itu penting

Pengangguran berdampak pada pendapatan, kesehatan, keterampilan, daya tawar, anggaran publik, kesenjangan, dan kepercayaan diri. Bagi rumah tangga, hal ini bisa menjadi krisis pribadi; bagi perekonomian, hal ini menandakan kapasitas produktif yang tidak terpakai dan permintaan yang lebih lemah.

Batasan dan trade-off

Tingkat pengangguran tunggal tidak dapat merangkum kualitas pekerjaan, pertumbuhan upah, partisipasi, atau siapa yang tersisih. Pengangguran yang sangat rendah dapat memperkuat daya tawar pekerja, namun pembuat kebijakan juga memperhatikan inflasi, produktivitas, dan kondisi keuangan.