Pesawat ruang angkasa di orbit untuk komunikasi, navigasi, cuaca, observasi Bumi, sains, pertahanan, dan eksplorasi

Satelit Buatan

Satelit buatan adalah pesawat ruang angkasa buatan manusia yang ditempatkan di orbit mengelilingi Bumi atau benda lain. Sejak Sputnik 1 pada tahun 1957, satelit telah menjadi bagian dari infrastruktur sehari-hari, mendukung prakiraan cuaca, televisi, sambungan internet, navigasi GPS, pemantauan iklim, tanggap bencana, penelitian ilmiah, dan keamanan nasional.

Peluncuran pertama
Sputnik 1 menjadi satelit buatan pertama pada tanggal 4 Oktober 1957
Jenis orbit
Satelit menggunakan orbit Bumi rendah, Bumi sedang, geostasioner, kutub, dan orbit khusus lainnya
Peran sehari-hari
Komunikasi modern, navigasi, prakiraan cuaca, dan pemantauan bumi bergantung pada satelit
Satelit buatan bergantung pada kendaraan peluncuran, sistem darat, sensor, komunikasi, dan perencanaan orbit yang cermat.Lihat gambar di situs asli

Apa itu?

Satelit buatan adalah benda buatan manusia yang ditempatkan pada orbit mengelilingi Bumi, Bulan, planet lain, atau benda lain. Ia tetap berada di orbit karena gerak maju dan keseimbangan gravitasinya yang terus menerus jatuh di sekitar benda di bawahnya. Sebagian besar satelit adalah mesin yang tidak berawak, meskipun stasiun luar angkasa juga merupakan satelit buatan.

Bagaimana satelit tetap berada di orbit

Kendaraan peluncuran mempercepat satelit jauh di atas atmosfer dan menyamping dengan cukup cepat sehingga satelit tersebut terus meleset dari Bumi saat jatuh. Orbit Bumi yang rendah membutuhkan kecepatan yang sangat tinggi, sedangkan orbit yang lebih tinggi bergerak lebih lambat namun membutuhkan lebih banyak energi untuk mencapainya. Insinyur memilih ketinggian, kemiringan, dan jalur sesuai dengan misinya.

Jenis orbit utama

Orbit Bumi yang rendah berguna untuk pencitraan, sains, stasiun luar angkasa, dan banyak konstelasi internet. Orbit Bumi sedang digunakan oleh sistem navigasi seperti GPS. Orbit geostasioner memungkinkan satelit tampak diam di atas satu titik di ekuator, yang berguna untuk komunikasi dan pemantauan cuaca. Orbit kutub dan sinkron matahari membantu mengamati seluruh planet dari waktu ke waktu.

Apa yang dilakukan satelit

Satelit menyampaikan sinyal telepon, televisi, internet, dan data; mengukur awan, badai, lautan, kebakaran, tanaman pangan, es, dan kota; memandu pesawat terbang, kapal laut, mobil, dan telepon; mempelajari cuaca luar angkasa dan astronomi; dan mendukung pengintaian dan komunikasi militer. Satu satelit dapat membawa kamera, radar, antena, jam, sensor, komputer, dan tenaga penggerak.

Pengamatan bumi

Satelit pemantau bumi sangat penting untuk prakiraan cuaca, pencatatan iklim, pemetaan bencana, pertanian, pemantauan laut, dan perlindungan lingkungan. Mereka dapat melihat pola yang terlalu besar, jauh, berbahaya, atau berubah dengan cepat jika hanya dilihat oleh pengamat di darat. Satelit tidak menggantikan pengetahuan lokal, namun satelit memberikan pandangan yang luas dan berulang mengenai planet bumi.

Risiko dan batasan

Satelit menghadapi radiasi, perubahan suhu, mikrometeoroid, bahan bakar terbatas, getaran peluncuran, ancaman dunia maya, dan puing-puing orbit. Orbit yang padat meningkatkan risiko tabrakan, sementara konstelasi satelit yang terang dapat memengaruhi astronomi. Satelit juga dapat menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan, eskalasi militer, akses yang tidak setara, dan siapa yang mengatur ruang orbit bersama.

Mengapa itu penting

Satelit buatan penting karena sebagian besar kehidupan modern bergantung pada infrastruktur luar angkasa. Prakiraan cuaca, rute peta, transaksi bank, peringatan darurat, siaran langsung, perkiraan tanaman, atau kumpulan data iklim mungkin bergantung pada sinyal dari orbit. Memahami satelit membantu manusia melihat manfaat dan tanggung jawab penggunaan ruang dekat Bumi.