Laut
Laut adalah kumpulan air asin yang luas dan terhubung yang menutupi sebagian besar bumi, menyimpan panas dan karbon, membentuk cuaca, mendukung kehidupan laut, memberi makan masyarakat, melakukan perdagangan, dan menghubungkan iklim, keanekaragaman hayati, perekonomian, dan keamanan pesisir ke dalam satu sistem global.
Apa itu lautan
Lautan merupakan salah satu sistem air asin yang terhubung, meskipun peta membaginya menjadi beberapa cekungan seperti Samudera Pasifik, Atlantik, Hindia, Selatan, dan Arktik. Air, panas, garam, nutrisi, organisme, kapal, dan polusi dapat berpindah antar wilayah, sehingga lautan berfungsi tidak seperti wadah terpisah dan lebih seperti jaringan planet yang bergerak.
Mengapa air laut bergerak
Air laut selalu bergerak karena pengaruh angin, pasang surut air laut, rotasi bumi, perbedaan suhu, perbedaan salinitas, serta bentuk garis pantai dan dasar laut. Arus permukaan dapat membawa air hangat melintasi jarak yang jauh, sementara sirkulasi dalam secara perlahan memindahkan air yang lebih dingin dan lebih padat melalui lautan global. Gerakan ini mendistribusikan panas, oksigen, nutrisi, larva, dan bahan kimia terlarut.
Bagaimana laut membentuk iklim
Lautan menyimpan sejumlah besar panas dan melepaskannya secara perlahan, sehingga menurunkan suhu di daratan dan memengaruhi badai, curah hujan, kekeringan, dan pola musiman. Ia juga menyerap karbon dioksida dari atmosfer. Hal ini membantu memperlambat pemanasan atmosfer, namun mengubah kimia air laut dan berkontribusi terhadap pengasaman laut, yang dapat memberikan tekanan pada karang, organisme pembentuk cangkang, dan jaring makanan.
Kehidupan dan keanekaragaman hayati
Kehidupan laut berkisar dari plankton mikroskopis hingga paus, karang, hutan rumput laut, hutan bakau, hewan laut dalam, dan mikroba yang hidup di sekitar ventilasi hidrotermal. Fitoplankton dan organisme fotosintetik lainnya membantu menghasilkan oksigen dan membentuk dasar dari banyak jaring makanan laut. Habitat pesisir seperti terumbu karang, padang lamun, rawa asin, dan hutan bakau juga melindungi garis pantai dan berfungsi sebagai tempat berkembang biaknya ikan dan invertebrata.
Lautan dalam
Sebagian besar lautan gelap, dingin, bertekanan, dan sulit dijangkau. Namun lingkungan laut dalam mengandung gunung bawah laut, parit, dataran jurang, ventilasi, rembesan dingin, dan spesies yang beradaptasi dengan kondisi ekstrem. Laut dalam menyimpan karbon, mendaur ulang nutrisi, menyimpan catatan geologi, dan tetap menjadi salah satu bagian bumi yang paling sedikit dieksplorasi.
Bagaimana orang bergantung padanya
Masyarakat bergantung pada laut untuk makanan laut, pelayaran, pariwisata, pekerjaan di pesisir, identitas budaya, rekreasi, energi, mineral, dan stabilitas iklim. Banyak kota besar yang terletak di dekat pantai, sehingga kesehatan laut terhubung langsung dengan perumahan, pelabuhan, sistem air tawar, perlindungan terhadap badai, asuransi, kesehatan masyarakat, dan perekonomian nasional.
Tekanan dan perlindungan
Lautan menghadapi tekanan yang saling berkaitan: pemanasan, pengasaman, deoksigenasi, penangkapan ikan berlebihan, polusi plastik, kontaminasi minyak dan bahan kimia, perusakan habitat, spesies invasif, dan kenaikan permukaan laut. Perlindungan dapat mencakup perikanan berkelanjutan, daerah aliran sungai yang lebih bersih, sistem limbah yang lebih baik, kawasan perlindungan laut, pemulihan lahan basah dan terumbu karang, penurunan emisi gas rumah kaca, dan perencanaan yang memberikan ruang bagi masyarakat pesisir untuk beradaptasi.
Mengapa itu penting
Lautan bukan sekedar pemandangan atau hutan belantara yang jauh. Ini adalah sistem pendukung kehidupan yang membantu mengatur iklim, memberi makan manusia, mendukung keanekaragaman hayati, menahan badai, menghubungkan perekonomian, dan mencatat bagaimana bumi berubah. Memahami lautan membantu masyarakat mengambil keputusan yang lebih baik mengenai risiko iklim, konservasi, sistem pangan, pembangunan pesisir, dan masa depan planet ini.