Arus permukaan, sirkulasi dalam, pusaran, upwelling, transportasi panas, nutrisi, navigasi, dan iklim

Arus Laut

Arus laut adalah pergerakan air laut yang terorganisir yang didorong oleh angin, rotasi bumi, gravitasi, pasang surut, serta perbedaan suhu dan salinitas. Laut memindahkan panas, nutrisi, karbon, organisme, kapal, polutan, dan puing-puing yang mengapung, menjadikannya pusat iklim, kehidupan laut, cuaca, dan aktivitas manusia di laut.

Dua lapisan
Arus permukaan menggerakkan bagian atas lautan, sedangkan sirkulasi dalam menggerakkan air melewati jurang yang dalam
Penggerak utama
Angin, perbedaan kepadatan, rotasi bumi, gravitasi, pasang surut, dan bentuk dasar laut semuanya penting
Peran iklim
Arus mendistribusikan kembali panas dan membantu mengatur iklim regional dan ekosistem laut
Arus laut yang besar menghubungkan cekungan lautan di dunia dan membantu memindahkan panas ke seluruh planet.Lihat gambar di situs asli

Apa itu?

Arus laut adalah aliran air laut yang terus-menerus. Ada yang luas dan lambat, ada pula yang sempit dan cepat, dan banyak yang berubah menurut musim atau kedalaman. Gelombang ini tidak sama dengan gelombang, yang sebagian besar mengalirkan energi melalui air, atau pasang surut, yaitu naik turunnya air secara teratur dan berkaitan dengan gravitasi. Arus sebenarnya mengangkut air dari satu tempat ke tempat lain.

Arus permukaan

Arus permukaan sebagian besar didorong oleh angin yang mendorong bagian atas laut. Angin pasat, angin barat, garis pantai, dan rotasi bumi mengatur aliran-aliran ini menjadi pusaran besar di cekungan laut utama. Contohnya termasuk Arus Teluk, Arus Kuroshio, Arus California, Arus Canary, dan Arus Lingkar Kutub Antartika.

Sirkulasi dalam

Arus dalam sangat dipengaruhi oleh kepadatan air laut yang bergantung pada suhu dan salinitas. Air dingin dan asin bisa menjadi cukup padat untuk tenggelam, sementara massa air lainnya naik atau menyebar di kedalaman. Sirkulasi pembalikan yang lambat ini menghubungkan cekungan lautan dan membantu memindahkan panas, oksigen, karbon, dan nutrisi melalui laut dalam.

Coriolis dan pilin

Karena bumi berotasi, pergerakan air dibelokkan: ke kanan di belahan bumi utara dan ke kiri di belahan bumi selatan. Efek Coriolis ini membantu membentuk pusaran berputar dan arus batas. Hal ini juga membantu menjelaskan mengapa arus tidak mengalir dalam garis lurus dari perairan tinggi ke perairan rendah.

Upwelling dan nutrisi

Upwelling terjadi ketika air yang lebih dalam naik ke permukaan, seringkali di sepanjang pantai atau dekat garis khatulistiwa. Perairan ini biasanya lebih dingin dan kaya nutrisi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan plankton, ikan, burung laut, dan perikanan. Downwelling menggerakkan air permukaan ke bawah dan dapat membawa oksigen ke lapisan yang lebih dalam.

Iklim dan cuaca

Arus memindahkan air hangat menjauh dari daerah tropis dan air dingin menuju garis lintang yang lebih rendah, sehingga membantu membentuk iklim pesisir. Hal ini mempengaruhi kabut, badai, es laut, pola curah hujan, dan gelombang panas laut. Perubahan sirkulasi laut dapat mempengaruhi risiko cuaca dan pola iklim jauh dari arus itu sendiri.

Manusia dan laut

Pelaut, nelayan, ilmuwan, tim penyelamat, dan perusahaan pelayaran semuanya memperhatikan arus. Arus dapat mempercepat atau memperlambat pelayaran, memusatkan ikan, menyebarkan tumpahan minyak, memindahkan plastik, membawa larva antar habitat, dan mempengaruhi perencanaan pencarian dan penyelamatan. Saat ini mereka dilacak dengan satelit, pelampung hanyut, tambatan, kapal, dan model komputer.

Mengapa itu penting

Arus laut penting karena laut tidak lagi menjadi pemandangan latar belakang. Ini adalah sistem sirkulasi aktif yang terkait dengan iklim, jaring makanan, perekonomian pesisir, bahaya, dan perdagangan global. Memahami arus membantu orang menafsirkan perubahan iklim, melindungi perikanan, merencanakan navigasi yang lebih aman, dan melihat seberapa jauh bagian bumi terhubung dengan pergerakan air.